Sistem Informasi Desa Keniten

Sejarah Terukir! Pasopati FC Keniten Segel Gelar Juara Taruna Karya Cup III 2026

KENITEN – Sejarah baru akhirnya tercipta di Lapangan Nitipraja. Hari ini, Minggu (3/5/2026), menjadi saksi bisu kejayaan tim kebanggaan warga Keniten, Pasopati FC, yang berhasil menumbangkan tim legendaris Bintang Sembilan FC Kedungbanteng dengan skor telak 3-0 dalam partai final Taruna Karya Cup III 2026.

Derby Watu Sinom: Duel Antar Legenda

Laga puncak ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan panggung kehormatan bagi para legenda sepak bola lokal. Pertandingan yang kerap dijuluki "Derby Watu Sinom" ini mempertemukan talenta-talenta lintas generasi yang penuh gengsi.

Di kubu tuan rumah, duet saudara kembar legendaris, Kirno dan Sang Kapten Karno, memimpin dengan karisma yang telah mereka bangun sejak dekade 2000-an. Sementara itu, Bintang Sembilan FC diperkuat oleh sosok ikonik Warso alias Basur, legenda hidup sepak bola Kedungbanteng yang sudah merumput sejak era Orde Baru, yang uniknya kali ini bermain bahu-membahu bersama putranya, Figo.

Meski para pemain dari kedua tim memiliki kedekatan personal dan sering bermain bersama, aroma persaingan tetap terasa panas. Duel fisik dan determinasi tinggi tersaji sejak awal laga demi kehormatan tanah kelahiran masing-masing.

Dominasi Tuan Rumah di Lapangan Nitipraja

Tensi tinggi babak pertama akhirnya pecah pada menit ke-26. Berawal dari skema serangan yang rapi, Hafidz Kurniawan sukses menyarangkan bola lewat sontekan cantik yang membuat ribuan penonton di Lapangan Nitipraja bergemuruh. Gol tunggal tersebut menutup babak pertama dengan keunggulan tuan rumah.

Memasuki babak kedua, Pasopati FC langsung menekan tanpa memberikan napas bagi tim tamu. Oyek sempat mengancam lewat tendangan first-time akrobatik setelah menerima umpan Hafidz, meski bola masih menyamping tipis.

Namun, Oyek segera membayar kegagalannya. Melalui umpan terukur dari sayap kanan oleh Hafidz, Oyek mencetak gol kedua lewat sundulan tajam. Pesta gol tuan rumah akhirnya ditutup dengan penyelesaian dingin oleh Pondel, yang memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Hafidz—yang mencatatkan 1 gol dan 2 assist gemilang di laga final ini.

Penebusan Sempurna

Kemenangan 3-0 ini menjadi momen penebusan yang sangat manis bagi Pasopati FC. Setelah pada edisi sebelumnya harus puas dengan status "Juara Bersama" akibat pertandingan yang dihentikan cuaca buruk, tahun ini Pasopati FC berdiri tegak sebagai juara tunggal yang tak terbantahkan.

Keberhasilan ini membuktikan konsistensi tim Desa Keniten yang mampu menapaki final dua kali berturut-turut dan akhirnya mengangkat trofi di hadapan publik sendiri. Selamat untuk Pasopati FC, sang jawara sejati Taruna Karya Cup III!

Tulis Komentar